Kursi kantor yang sering merosot tentu sangat mengganggu. Posisi duduk yang seharusnya nyaman menjadi lebih rendah, bahkan terkadang kursi terus turun meskipun sudah melepas tuas pengatur ketinggian. Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama pada kursi kantor yang sudah terpakai dalam waktu lama secara intens.
Pada sebagian besar kursi kantor, masalah tersebut berkaitan dengan komponen pengatur ketinggian yang namanya gas lift. Namun, sebelum mengganti komponen, ada beberapa pemeriksaan yang bisa anda lakukan untuk memastikan penyebab kursi merosot.
Penyebab Kursi Kantor Sering Merosot
Kursi kantor dapat merosot karena beberapa faktor. Penyebab yang paling sering adalah gas lift sudah kehilangan tekanan atau mengalami kerusakan. Selain itu, masalah juga dapat muncul karena tuas pengatur ketinggian tidak kembali ke posisi semula, mekanisme di bawah dudukan mengalami gangguan, atau terdapat komponen yang longgar.
Jika kursi hanya turun sedikit ketika duduk tetapi masih dapat kembali ke posisi semula, kemungkinan masalahnya masih ringan. Namun, jika kursi terus merosot hingga posisi paling rendah, gas lift biasanya perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Cara Memperbaiki Kursi Kantor yang Merosot
1. Periksa Tuas Pengatur Ketinggian
Langkah pertama adalah memeriksa tuas yang berada di bagian bawah dudukan kursi. Pastikan tuas tidak dalam posisi tertarik atau tertekan terus-menerus. Cobalah menggerakkan tuas beberapa kali. Jika kursi dapat naik dan turun secara normal tetapi kembali merosot setelah anda mendudukinya, kemungkinan masalah bukan pada tuas, melainkan pada mekanisme gas lift. Periksa juga apakah tuas terasa terlalu longgar atau justru macet. Tuas yang bermasalah dapat membuat mekanisme pengunci gas lift tidak bekerja dengan sempurna.
2. Periksa Bagian Bawah Kursi
Balikkan kursi secara hati-hati atau miringkan kursi untuk melihat bagian mekanisme yang berada di bawah dudukan. Periksa apakah ada baut yang longgar, komponen yang bergeser, atau bagian mekanisme yang terlihat rusak. Baut yang longgar dapat membuat mekanisme kursi tidak bekerja secara optimal. Jika menemukan baut yang kendur, kencangkan menggunakan alat yang sesuai. Jangan mengencangkan secara berlebihan karena dapat merusak ulir atau komponen kursi.
3. Periksa Gas Lift
Gas lift merupakan tabung berbentuk silinder yang menghubungkan dudukan kursi dengan kaki atau mekanisme penyangga. Komponen ini berfungsi mengatur tinggi rendahnya kursi sekaligus menopang beban pengguna.
Jika gas lift sudah rusak atau kehilangan tekanan, kursi biasanya akan turun ketika ada beban. Dalam kondisi seperti ini, memperbaiki gas lift yang sudah rusak umumnya tidak menjadi pilihan terbaik.
Solusi yang lebih aman adalah mengganti gas lift dengan unit baru yang kompatibel dengan model kursi.
Baca Juga: Cara Memperbaiki Sandaran Kursi Kantor yang Goyang
4. Gunakan Pengunci Ketinggian sebagai Solusi Sementara
Jika belum bisa mengganti gas lift, ketinggian kursi dapat anda buat tetap menggunakan metode pengunci mekanis pada bagian batang gas lift. Namun, cara ini hanya cocok sebagai solusi sementara. Jangan menggunakan benda yang mudah pecah, licin, atau tidak mampu menahan beban karena dapat menyebabkan kursi tiba-tiba turun atau kehilangan keseimbangan. Penggunaan pengunci juga membuat fungsi pengaturan tinggi kursi tidak dapat berfungsi normal.

5. Ganti Gas Lift yang Rusak
Jika setelah memeriksa, ternyata gas lift terbukti bermasalah, sebaiknya lakukan penggantian. Tapi sebelum membeli pengganti, pastikan ukuran dan jenis gas lift sesuai dengan kursi. Perhatikan diameter tabung, panjang komponen, ukuran dudukan, serta kapasitas beban yang sesuai.
Proses penggantian biasanya dengan melepas dudukan dari mekanisme bawah, kemudian melepaskan gas lift lama dari dudukan dan kaki kursi. Setelah itu, pasang gas lift baru dan pastikan seluruh bagian terpasang dengan kuat.
Jika sulit melepas gas lift karena sudah lama terpasang, sebaiknya gunakan alat yang tepat atau minta bantuan teknisi agar tidak merusak mekanisme kursi.
6. Periksa Kembali Setelah Perbaikan
Setelah memperbaiki atau mengganti komponen, jangan langsung menggunakan kursi untuk aktivitas berat. Cobalah mengatur ketinggian kursi beberapa kali. Setelah itu, duduki kursi secara perlahan dan periksa apakah posisi tetap stabil. Pastikan kursi tidak turun sendiri, tidak miring, dan tidak mengeluarkan suara atau gerakan yang tidak normal.
Kapan Sebaiknya Mengganti Kursi Kantor yang Merosot?
Jika masalah hanya terdapat pada gas lift atau baut yang longgar, kursi biasanya masih dapat anda gunakan setelah memperbaiki atau mengganti komponen tersebut. Namun, jika masalahnya sudah merambat ke bagian kursi yang lain. Misalnya rangka kursi yang retak, dudukan yang tidak lagi kokoh, kaki mengalami kerusakan, atau mekanisme utama sudah banyak mengalami kerusakan. Jika semua atau salah satu itu terjadi, mungkin mengganti kursi bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan ekonomis dalam jangka panjang. Karena mengganti setiap komponen dengan yang baru, bisa membutuhkan biaya yang tidak jauh berbeda dengan pembelian unit baru.
Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488
vivortiofficefurniture@gmail.com




