Membeli kursi kantor baru biasanya Anda akan menerima kursi dalam kondisi terpisah menjadi beberapa bagian. Apalagi jika toko tempat anda membelinya tidak menyediakan layanan perakitan. Untuk bisa menggunakannya, anda tentunya harus merakit dudukan, sandaran, armrest, roda, kaki kursi, hingga mekanisme hidrolik terlebih dahulu.
Cara merakit kursi kantor ada beberapa tahap dan sebenarnya tidak sulit jika anda melakukannya secara berurutan. Namun, pemasangan yang kurang tepat dapat membuat kursi terasa goyang, miring, atau bahkan menyebabkan beberapa komponennya cepat rusak. Karena itu, proses perakitan sebaiknya mengikuti urutan yang benar.
1. Keluarkan Semua Komponen dari Kemasan
Sebelum mulai merakit, keluarkan seluruh komponen kursi dari kardus dan letakkan di area yang cukup luas. Ini untuk memastikan bahwa semua komponen sudah tersedia dan tidak ada yang hilang atau rusak. Umumnya, satu set kursi kantor terdiri dari:
- Dudukan kursi
- Sandaran kursi
- Armrest atau sandaran tangan
- Mekanisme pengatur kursi
- Tabung hidrolik
- Kaki atau star base
- Roda caster
- Penutup tabung hidrolik
- Baut, washer, dan komponen pengikat lainnya
Perlu untuk anda pahami, bentuk dan jumlah komponen satu kursi kantor bisa berbeda dengan kursi kantor lainnya tergantung model kursi dan jenis kursinya. Oleh karena itu, sebaiknya periksa buku petunjuk apabila tersedia dan membacanya dengan seksama sebelum melakukan perakitan.
2. Pisahkan Baut Berdasarkan Ukurannya
Baut kursi sering memiliki ukuran yang berbeda untuk setiap bagian. Sebelum memasangnya, kelompokkan baut berdasarkan panjang dan jenisnya. Langkah sederhana ini dapat mencegah kesalahan seperti menggunakan baut terlalu panjang pada bagian yang tidak sesuai. Jangan langsung mengencangkan seluruh baut karena beberapa bagian perlu penyesuaian posisi terlebih dahulu.
3. Pasang Roda pada Kaki Kursi
Mulailah dari bagian bawah kursi. Ambil star base atau kaki kursi, kemudian pasang roda caster pada setiap ujung kaki. Tekan batang roda ke dalam lubang hingga terpasang dengan rapat. Pada beberapa model, perlu menekan roda cukup kuat sampai pengunci pada batang masuk sepenuhnya. Setelah semua roda terpasang, balik atau letakkan kaki kursi dalam posisi berdiri. Pastikan setiap roda dapat berputar dan tidak ada roda yang terpasang miring.

4. Pasang Tabung Hidrolik
Setelah roda terpasang, masukkan tabung hidrolik ke lubang tengah star base. Biasanya hanya perlu memasukan tabung hidrolik ke dalam lubang dan tidak membutuhkan baut. Pastikan posisinya tegak dan masuk dengan sempurna. Jika kursi memiliki cover teleskopik untuk menutupi tabung hidrolik, pasang cover tersebut sebelum memasang dudukan kursi.
5. Pasang Mekanisme Pengatur di Bawah Dudukan
Balik dudukan kursi sehingga bagian bawahnya menghadap ke atas. Posisikan mekanisme pengatur pada lubang baut yang telah tersedia. Perhatikan arah pemasangannya. Biasanya terdapat penanda seperti tulisan “FRONT” atau tanda panah yang menunjukkan bagian depan kursi.
Pasang semua baut terlebih dahulu dengan tangan. Setelah posisi mekanisme sudah tepat, kencangkan baut secara bertahap dan menyilang agar tekanan pada dudukan lebih merata. Jangan hanya mengencangkan satu baut sampai maksimal sebelum baut lainnya terpasang.
Baca Juga: Cara Memasang Kaki Kursi Kantor agar Kokoh dan Tidak Goyang
6. Pasang Armrest
Jika kursi memiliki armrest, pasang pada sisi kiri dan kanan dudukan. Sejajarkan lubang pada armrest dengan lubang baut di bagian bawah atau samping dudukan. Masukkan baut dan kencangkan secukupnya.
Apabila armrest memiliki beberapa pilihan posisi atau ketinggian, jangan mengunci posisinya terlalu cepat. Pastikan bagian kiri dan kanan berada pada posisi yang sesuai sebelum mengencangkan seluruh baut.
7. Pasang Sandaran Kursi
Berikutnya adalah memasang sandaran. Posisikan sandaran sesuai dengan dudukan dan sejajarkan lubang bautnya. Pada beberapa model, memasang sandaran langsung ke dudukan. Pada model lain, sandaran menggunakan bracket atau rangka penghubung tersendiri.
Pasang seluruh baut terlebih dahulu tanpa mengencangkannya secara penuh. Setelah posisi sandaran sudah lurus dan semua lubang baut sejajar, barulah kencangkan secara bertahap. Cara ini penting karena posisi sandaran dapat sedikit bergeser jika mengencangkan salah satu baut terlalu awal.
8. Satukan Bagian Atas Kursi dengan Kaki Hidrolik
Setelah selesai merakit dudukan dan komponen bagian atas, angkat bagian tersebut dan arahkan lubang mekanisme di bawah dudukan ke ujung tabung hidrolik. Masukkan tabung hidrolik hingga masuk dengan sempurna. Umumnya sambungan ini menggunakan sistem tekanan atau tapered fitting sehingga tidak memerlukan baut. Lakukan dengan hati-hati dan pastikan posisi dudukan tetap seimbang.
9. Periksa Semua Sambungan
Sebelum menggunakan kursi, lakukan pemeriksaan pada seluruh bagian yang telah terakit. Pastikan tidak ada baut yang masih longgar, armrest tidak bergerak secara berlebihan, sandaran terpasang kuat, dan roda terpasang dengan benar. Periksa juga bagian bawah kursi untuk memastikan mekanisme pengatur tidak terpasang terbalik atau bergeser dari posisinya.
10. Uji Fungsi Kursi
Setelah semua bagian terpasang, jangan langsung menggunakan kursi untuk bekerja dalam waktu lama. Lakukan pengujian terlebih dahulu. Duduk secara perlahan dan periksa apakah kursi terasa stabil. Coba fungsi pengaturan ketinggian, mekanisme reclining, serta fitur lainnya apabila tersedia.
Gerakkan kursi ke depan dan belakang untuk memastikan tidak ada bunyi atau gerakan yang tidak normal. Jika kursi terasa goyang, periksa kembali baut pada dudukan, sandaran, armrest, dan mekanisme bawah kursi.
Tips Agar Perakitan Kursi Lebih Mudah
Perakitan akan lebih mudah jika anda melakukannya di lantai yang rata dan memiliki ruang cukup luas. Gunakan alas seperti kardus bekas kemasan agar permukaan lantai maupun bagian kursi tidak mudah tergores.
Gunakan alat yang sesuai dengan jenis baut, biasanya berupa kunci L atau obeng yang sudah tersedia dari produsen. Hindari menggunakan alat yang ukurannya tidak sesuai karena dapat merusak kepala baut. Untuk kursi dengan sandaran atau dudukan yang cukup besar, sebaiknya lakukan perakitan bersama rekan, bisa dua orang atau lebih. Satu orang dapat menahan komponen sementara orang lainnya memasang baut.
Hal yang juga penting adalah tidak memaksakan baut jika lubangnya belum sejajar. Jika baut terasa sulit masuk, lepaskan kembali dan periksa posisi komponennya. Jika memaksa baut dapat merusak ulir atau menyebabkan posisi kursi menjadi tidak presisi.
Perakitan yang benar tidak hanya membuat kursi lebih nyaman, tetapi juga membantu memastikan setiap komponennya bekerja sebagaimana mestinya.
Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488
vivortiofficefurniture@gmail.com




