8 Langkah Cara Memperbaiki Kursi Kantor yang Miring

Kursi kantor yang seharusnya menjadi penunjang kenyamanan kerja justru bisa mengganggu apabila posisi duduk terasa miring ke satu sisi. Kondisi ini biasanya terlihat dari dudukan yang tidak lagi rata, sandaran yang bergeser, atau seluruh badan kursi condong ke kanan maupun kiri.

Kursi kantor yang miring terjadi biasanya karena adanya baut yang kendur, mekanisme kursi yang bergeser, atau komponen tertentu yang sudah mengalami keausan. Karena itu, untuk mengatasinya, lakukan pemeriksaan secara bertahap untuk menemukan sumber masalahnya.

1. Pastikan Masalah Bukan Berasal dari Lantai

Sebelum membongkar kursi, letakkan kursi di permukaan lantai yang benar-benar rata. Lantai yang tidak rata juga bisa membuat kursi terasa miring meskipun komponennya masih dalam kondisi baik. Coba putar atau pindahkan kursi ke area lain. Jika kemiringannya berubah atau hilang, kemungkinan masalah berasal dari permukaan lantai, bukan dari kursi.

2. Periksa Kaki dan Roda Kursi

Balikkan kursi secara perlahan agar anda dapat memeriksa bagian bawah kursi. Perhatikan kelima kaki kursi, dudukan roda, dan roda caster. Pastikan tidak ada kaki yang retak, bengkok, atau posisinya tidak sejajar. Periksa juga apakah seluruh roda terpasang dengan baik. Roda yang tidak masuk sempurna pada dudukannya dapat membuat salah satu sisi kursi memiliki ketinggian berbeda.

Jika terdapat kotoran atau benda yang tersangkut pada roda, bersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, pasang kembali roda yang longgar dan periksa apakah kursi sudah kembali seimbang.

3. Periksa Baut di Bawah Dudukan

Salah satu penyebab paling umum kursi kantor miring adalah baut pada bagian bawah dudukan yang mulai kendur. Baut tersebut menghubungkan dudukan kursi dengan mekanisme pengatur di bawahnya.

Periksa seluruh baut dan sekrup. Jika ada yang longgar, kencangkan menggunakan alat yang sesuai. Sebaiknya jangan hanya mengencangkan satu baut, tetapi periksa semuanya agar tekanan pada dudukan tetap merata. Hindari mengencangkan baut secara berlebihan karena justru dapat merusak ulir atau komponen yang terhubung.

Baca Juga: Cara Servis Hidrolik Kursi Kantor: Bongkar Penyebab, Bukan Sekadar Ganti Tabung

4. Periksa Mekanisme Pengatur Kursi

Di bawah dudukan biasanya terdapat mekanisme yang mengatur ketinggian, kemiringan, dan posisi kursi. Jika mekanisme tersebut mengalami kerusakan atau pemasangannya bergeser, dudukan dapat berada pada posisi miring.

Perhatikan apakah mekanisme terlihat bergeser dari posisi semula. Cek juga apakah tuas pengatur masih bekerja normal. Jika dudukan tetap miring meskipun sudah mengencangkan seluruh baut, mekanisme kursi bisa menjadi sumber masalah. Pada kondisi seperti ini, penggantian mekanisme sering kali lebih efektif daripada mencoba memaksanya kembali ke posisi semula.

5. Periksa Hidrolik Kursi

Tabung hidrolik atau gas lift berfungsi menopang dudukan sekaligus mengatur ketinggian kursi. Apabila komponen ini bengkok atau mengalami kerusakan, posisi dudukan dapat menjadi tidak stabil.

Amati tabung hidrolik dari berbagai sisi. Pastikan posisinya tegak dan tidak menunjukkan tanda-tanda bengkok. Periksa pula bagian sambungan antara hidrolik, mekanisme, dan kaki kursi.

Jika hidrolik terlihat bengkok atau kursi tetap miring setelah anda memeriksa komponen lain, sebaiknya ganti hidrolik dengan ukuran yang sesuai. Jangan mencoba meluruskan tabung hidrolik secara paksa karena komponen tersebut menahan tekanan.

6. Periksa Dudukan dan Busa Kursi

Kemiringan juga bisa berasal dari dudukan itu sendiri. Busa yang sudah kempis pada salah satu sisi dapat membuat pengguna merasa duduk miring meskipun rangka kursi sebenarnya masih rata.

Tekan permukaan dudukan di sisi kanan dan kiri untuk membandingkan tingkat kepadatannya. Perhatikan pula apakah rangka atau papan dudukan mengalami perubahan bentuk.

Jika busa sudah tidak merata, solusi dapat berupa penggantian atau perbaikan bantalan. Namun jika rangka dudukan sudah bengkok atau retak, perbaikan mungkin tidak lagi ekonomis.

7. Periksa Sandaran Kursi

Jika yang terlihat miring adalah bagian sandaran, periksa sambungan antara sandaran dan dudukan. Baut pada bracket atau rangka sandaran yang kendur dapat membuat sandaran bergeser ke salah satu sisi. Kendurkan sedikit sambungan jika perlu, posisikan sandaran kembali agar lurus, kemudian kencangkan baut secara bertahap. Pastikan posisi sandaran sudah simetris sebelum menggunakannya kembali.

8. Uji Kursi Setelah Diperbaiki

Setelah pemeriksaan dan perbaikan selesai, letakkan kursi di lantai yang rata. Duduk secara perlahan dan perhatikan apakah tubuh masih terasa condong ke satu sisi. Putar kursi, naik-turunkan ketinggiannya, dan gunakan mekanisme kemiringan untuk memastikan seluruh fungsi tetap berjalan normal. Jangan langsung menggunakan kursi untuk aktivitas kerja dalam waktu lama sebelum memastikan posisinya sudah stabil.

Kapan Sebaiknya Mengganti Kursi?

Tidak semua kursi kantor yang miring masih layak dan bisa anda perbaiki. Jika kaki kursi retak, rangka dudukan rusak, mekanisme mengalami kerusakan berat, atau hidrolik menunjukkan kerusakan serius, mungkin perlu penggantian komponen. Tapi apabila beberapa komponen utama sudah mengalami kerusakan sekaligus, membeli kursi baru juga dapat menjadi pilihan yang lebih masuk akal dan lebih ekonomis dari pada melakukan perbaikan berulang.

Oleh karena itu, cara memperbaiki kursi kantor yang miring perlu dengan mencari sumber kemiringannya. Dengan melakukan pemeriksaan secara bertahap seperti di atas, Anda dapat menentukan apakah hanya cukup menyetel kursi, atau kursi justri membutuhkan penggantian komponen, atau memang sudah waktunya membeli kursi baru.

Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488‬
vivortiofficefurniture@gmail.com

Leave a Reply