Hidrolik merupakan salah satu bagian penting pada kursi kantor, terutama pada kursi yang menggunakan mekanisme pengatur ketinggian. Ketika kursi tiba-tiba turun sendiri, sulit naik, atau justru tidak bisa bergerak sama sekali, bagian hidrolik sering menjadi tersangka utama.
Namun, servis hidrolik kursi kantor sebenarnya tidak selalu berarti langsung mengganti tabung hidrolik. Ada beberapa komponen dan kondisi di sekitarnya yang perlu pemeriksaan terlebih dahulu. Dengan pendekatan tersebut, Anda bisa mengetahui apakah masalah benar-benar berasal dari gas lift atau justru dari tuas, dudukan mekanisme, maupun sambungan kaki kursi.
Mengenal Hidrolik Kursi Kantor Sebelum Melakukan Servis
Istilah “hidrolik” pada kursi kantor umumnya merujuk pada gas lift, yaitu tabung pengatur ketinggian yang bekerja menggunakan tekanan gas. Komponen ini biasanya berada di antara mekanisme dudukan dan kaki kursi berbentuk bintang.
Di dalamnya terdapat silinder bertekanan dan mekanisme katup. Ketika tuas ketinggian aktif, katup terbuka sehingga posisi batang silinder dapat berubah. Saat tuas dalam posisi off, katup kembali tertutup dan posisi kursi terkunci. Karena bekerja dengan tekanan, sebaiknya tidak membongkar tabung gas lift terutama bagian dalamnya secara sembarangan. Servis yang aman umumnya berfokus pada pemeriksaan, pembersihan bagian luar, pengecekan sambungan, dan penggantian unit jika tabung memang sudah rusak.
Tidak semua masalah pada kursi kantor akibat dari rusaknya hidrolik. Oleh karena itu,periksa apakah tuas benar-benar menggerakkan mekanisme penekan pada bagian atas gas lift. Sementara itu, jika kursi miring atau terasa goyang, sumber masalah dapat berasal dari mekanisme dudukan, sambungan kaki, baut, atau komponen lainnya. Pendekatan ini penting karena mengganti gas lift yang sebenarnya masih berfungsi hanya akan membuang biaya.
Peralatan yang Perlu Disiapkan
Servis sederhana dapat anda lakukan hanya dengan beberapa alat, seperti kunci pas, kunci L, obeng, tang, palu karet, kain lap, dan cairan penetran untuk membantu melepaskan sambungan yang macet.
Jika akan mengganti gas lift, sebaiknya gunakan sarung tangan kerja agar tangan terlindungi ketika menarik atau mengetuk sambungan yang keras. Hindari menggunakan api, mengebor tabung, menggerinda silinder, atau mencoba membuka tabung bertekanan. Gas lift merupakan komponen bertekanan sehingga perlakuan yang salah dapat berbahaya.
Baca Juga: Cara Menurunkan Kursi Hidrolik, Kursi Gaming, Kursi Putar dengan Aman
Cara Servis Hidrolik Kursi Kantor
Langkah 1: Balik Kursi dan Periksa Bagian Bawah
Letakkan kursi dalam posisi terbalik dengan hati-hati. Periksa bagian bawah dudukan, terutama mekanisme tempat tuas pengatur ketinggian berada. Pastikan tidak ada baut yang longgar atau bagian mekanisme yang bergeser.
Coba gerakkan tuas sambil mengamati ujung mekanisme yang menekan batang gas lift. Jika tuas bergerak tetapi tidak memberikan tekanan yang cukup pada batang, masalah mungkin berada pada mekanisme tuas, bukan pada gas lift.
Langkah 2: Bersihkan Area Sambungan
Gas lift biasanya terhubung dengan mekanisme dudukan di bagian atas dan kaki kursi di bagian bawah. Kedua sambungan tersebut menggunakan sistem dudukan berbentuk kerucut yang dapat menjadi sangat rapat setelah penggunaan dalam waktu lama.
Debu, karat, dan kotoran yang menumpuk dapat membuat semakin sulit melepas sambungan. Bersihkan terlebih dahulu bagian luar sambungan menggunakan kain. Jika terdapat karat atau sambungan sangat keras, gunakan cairan penetran secukupnya pada area sambungan. Tunggu beberapa saat sebelum mencoba melepaskannya kembali.
Langkah 3: Tentukan Apakah Gas Lift Masih Layak
Ada beberapa gejala yang cukup kuat menunjukkan gas lift sudah bermasalah. Pertama, kursi turun sendiri meskipun anda tidak sedang menekan tuas. Kedua, ketinggian kursi berubah secara perlahan setelah anda duduk. Ketiga, kursi tidak mampu mempertahankan posisi tertentu. Keempat, terdapat kerusakan fisik pada tabung atau batang silinder.
Jika gejalanya seperti ini, memperbaiki bagian internal gas lift biasanya bukan pilihan praktis. Penggantian satu unit gas lift lebih masuk akal daripada mencoba membuka dan mengisi ulang tabung.

Langkah 4: Lepaskan Gas Lift dari Kaki Kursi
Jika memang perlu mengganti gas lift, pisahkan bagian tabung dari kaki kursi. Setelah membalik kursi, pegang bagian kaki atau mekanisme yang terhubung dengan gas lift. Sambungan yang keras bisa anda ketuk perlahan menggunakan palu karet untuk membantu melepaskannya. Tapi, jangan memukul batang piston secara langsung. Batang tersebut merupakan bagian presisi dari mekanisme gas lift dan dapat rusak jika anda memukulnya terlalu keras.
Untuk sambungan yang sangat macet, gunakan metode mekanis yang sesuai dengan konstruksi kursi daripada memberikan pukulan berlebihan.
Langkah 5: Lepaskan Gas Lift dari Mekanisme Dudukan
Setelah bagian bawah terlepas, lakukan hal serupa pada sambungan gas lift dengan mekanisme dudukan. Perhatikan posisi komponen sebelum melepasnya. Foto bagian bawah kursi dapat membantu jika Anda belum terbiasa membongkar kursi kantor.
Pada tahap ini, jangan mencoba membongkar silinder gas lift itu sendiri. Jika komponen tersebut sudah rusak, cukup ganti dengan unit pengganti yang sesuai.
Langkah 6: Pasang Gas Lift Baru
Gas lift pengganti harus memiliki ukuran dan spesifikasi yang sesuai dengan konstruksi kursi. Jangan hanya melihat panjang tabung. Diameter, bentuk ujung, rentang ketinggian, dan kapasitas beban juga perlu menjadi perhatian.
Masukkan bagian bawah gas lift ke dudukan kaki kursi, kemudian pasangkan bagian atasnya ke mekanisme bawah dudukan. Umumnya, sambungan gas lift akan semakin kuat ketika anda kembali menggunakan kursi. Karena itu, pemasangan harus lurus dan berada pada posisi yang benar.
Langkah 7: Jangan Langsung Duduk
Setelah pemasangan selesai, jangan langsung menjatuhkan seluruh berat badan ke kursi. Periksa terlebih dahulu apakah gas lift sudah masuk dengan benar. Kemudian tegakkan kursi dan gerakkan mekanisme pengatur ketinggian beberapa kali. Pastikan kursi dapat bergerak naik-turun dan berhenti pada posisi yang anda inginkan. Setelah semuanya terasa normal, barulah lakukan pengujian dengan beban secara bertahap.
Cara Membuat Hidrolik Kursi Lebih Awet
Penentu usia penggunaan gas lift tidak hanya dari kualitas tabung. Cara menggunakan kursi juga berpengaruh.
Hindari duduk dengan posisi menjatuhkan tubuh secara keras. Jangan menggunakan kursi melebihi kapasitas beban sesuai rekomendasi. Pastikan kaki kursi dan mekanismenya tetap stabil agar beban tidak terkonsentrasi pada satu sisi.
Selain itu, jangan menjadikan tuas ketinggian sebagai pegangan untuk menggeser atau menarik kursi. Tuas tersebut untuk mengoperasikan mekanisme pengatur ketinggian, bukan sebagai handle. Membersihkan bagian bawah kursi secara berkala juga membantu mencegah debu dan kotoran menumpuk pada mekanisme.
Yang paling penting, jangan mencoba membongkar tabung gas lift bertekanan. Pada komponen seperti ini, mengetahui kapan harus memperbaiki dan kapan harus mengganti justru merupakan bagian terpenting dari servis.
Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488
vivortiofficefurniture@gmail.com




