Ketinggian kursi kantor yang tepat sangat berpengaruh terhadap kenyamanan saat bekerja. Kursi yang terlalu rendah dapat membuat lutut berada lebih tinggi dari pinggul, menyebabkan punggung membungkuk, bahu tegang, dan kaki cepat pegal. Karena itu, penting mengetahui cara menaikkan kursi kantor dengan benar agar posisi duduk menjadi lebih ergonomis.
Sebagian besar kursi kantor modern sudah menggunakan mekanisme gas lift (hidrolik) yang memungkinkan pengaturan tinggi hanya dengan satu tuas. Sementara itu, beberapa model lama masih menggunakan sistem manual berupa baut atau ulir. Keduanya memiliki cara pengaturan yang berbeda. Berikut penjelasannya:
Cara Menaikkan Kursi Kantor dengan Gas Lift
Kursi kantor hidrolik adalah jenis yang paling banyak orang gunakan saat ini. Di bawah dudukan terdapat sebuah tuas yang berfungsi membuka katup gas lift sehingga kursi dapat bergerak naik atau turun. Berikut langkah-langkahnya:
1. Temukan tuas pengatur ketinggian
Lihat bagian bawah dudukan kursi, biasanya di sisi kanan. Pada kursi yang memiliki banyak fitur, terdapat lebih dari satu tuas. Pastikan Anda memilih tuas yang memang berfungsi untuk mengatur ketinggian kursi.
2. Berdiri atau angkat beban dari kursi
Ini merupakan langkah yang sering terlupakan. Untuk menaikkan kursi, jangan duduk di atasnya. Berdirilah atau angkat tubuh sehingga tidak ada tekanan pada dudukan. Gas lift bekerja menggunakan tekanan gas. Ketika beban tubuh hilang atau berkurang dan tuas ditekan, tekanan di dalam tabung akan mendorong dudukan naik secara otomatis.
3. Tarik atau angkat tuas
Sambil berdiri di samping kursi atau sedikit mengangkat tubuh dari dudukan, tarik tuas pengatur. Kursi akan naik secara perlahan. Apabila sudah mencapai tinggi yang anda inginkan, lepaskan tuas agar posisi kursi terkunci.

4. Cek kembali ketinggian kursi
Duduk kembali dan pastikan posisi kursi sudah nyaman. Idealnya:
- Telapak kaki menapak rata di lantai.
- Lutut membentuk sudut sekitar 90 derajat.
- Pinggul sedikit lebih tinggi dari lutut.
- Lengan dapat berada sejajar dengan meja tanpa mengangkat bahu.
Baca Juga: Cara Penggunaan Kursi Kantor Biar Tidak Cepat Pegal
Cara Menaikkan Kursi Kantor Manual
Beberapa kursi kantor lama tidak menggunakan gas lift, melainkan mekanisme ulir atau baut pengatur. Cara menaikkannya cukup sederhana:
- Cari kenop atau baut pengatur di bawah dudukan.
- Putar sesuai arah anjuran dari pabrikan hingga dudukan naik. Anda bisa mencobanya perlahan untuk mengetahui putaran arah yang benar.
- Setelah mencapai tinggi yang anda inginkan, pastikan pengunci sudah kembali rapat agar kursi kembali stabil.
Karena setiap model berbeda, sebaiknya periksa buku panduan apabila mekanismenya tidak langsung terlihat.
Mengapa Kursi Tidak Mau Naik?
Apabila Anda sudah menarik tuas tetapi kursi tetap tidak naik, kemungkinan terdapat beberapa penyebab berikut.
– Gas lift sudah rusak
Gas lift memiliki umur pakai. Jika tekanan gas di dalam tabung sudah berkurang atau terjadi kebocoran, kursi tidak lagi mampu terangkat. Solusi paling aman adalah mengganti tabung gas lift dengan yang baru.
– Tuas pengatur macet
Debu, karat, atau komponen yang aus dapat membuat tuas tidak mampu membuka katup gas lift secara maksimal. Akibatnya, kursi tidak merespons saat anda menekan tuas.
– Masih ada beban di atas kursi
Jika Anda tetap duduk saat mencoba menaikkan kursi, tekanan berat badan akan melawan dorongan gas lift sehingga kursi tidak dapat naik. Untuk menaikkan kursi, pastikan dudukan tidak menahan beban.
– Mekanisme pengatur mengalami kerusakan
Selain gas lift, bagian mekanisme di bawah dudukan juga bisa mengalami keausan akibat penggunaan bertahun-tahun sehingga tuas tidak lagi dapat mengaktifkan sistem pengangkat.
Cara menaikkan kursi kantor sebenarnya sangat mudah apabila Anda memahami cara kerja mekanismenya. Jika anda masih ragu, mintalah tolong pada rekan kerja Anda yang mungkin sudah memahami dan bisa melakukannya.
Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488
vivortiofficefurniture@gmail.com




