Cara Ganti Roda Kursi Kantor Berdasarkan Jenis Rodanya

Roda adalah salah satu komponen kursi kantor yang paling sering mengalami keausan. Pemakaian setiap hari, beban yang terus berubah, hingga kondisi lantai dapat membuat roda macet, retak, tidak berputar dengan lancar, atau bahkan lepas dari dudukannya. Karena alasan-alasan tersebut, mengharuskan pengguna untuk mengganti roda kursi kamtor.

Ada beberapa jenis roda dengan mekanisme pemasangan yang berbeda. Karena itu, cara melepas dan memasangnya pun tidak selalu sama. Dengan mengetahui jenis roda, proses penggantian bisa lebih mudah tanpa merusak kaki kursi maupun dudukan roda. Berikut cara ganti roda kursi kantor berdasarkan jenis rodanya.

Cara Mengetahui Jenis Roda Kursi Kantor

Sebelum membeli roda baru, balikkan kursi secara perlahan lalu perhatikan bagian sambungan antara roda dan kaki kursi. Beberapa hal yang perlu anda periksa antara lain:

  • Apakah roda hanya tertancap ke kaki kursi.
  • Apakah terdapat baut atau mur pengikat.
  • Apakah roda memiliki pelat logam yang menggunakan sekrup.
  • Ukuran diameter roda.
  • Diameter batang roda (stem).
  • Jenis material roda, seperti plastik atau polyurethane (PU).

Setelah mengetahui jenisnya, Anda dapat mengikuti cara penggantian yang sesuai.

1. Cara Mengganti Roda Stem Grip Ring (Push-In)

Jenis ini merupakan roda yang paling banyak ada di kursi kantor modern. Ciri utamanya adalah adanya batang besi dengan cincin pegas (grip ring) di ujungnya yang berfungsi mengunci roda saat masuk ke kaki kursi.

Langkah-langkah:

  1. Balikkan kursi hingga roda menghadap ke atas.
  2. Pegang roda sedekat mungkin dengan dudukannya.
  3. Tarik roda secara lurus sambil memutarnya perlahan.
  4. Jika terlalu keras, gunakan tang untuk membantu menarik batang roda.
  5. Bersihkan lubang pemasangan dari debu atau karat.
  6. Masukkan roda baru hingga terdengar atau terasa mengunci.
  7. Tekan kuat sampai batang masuk seluruhnya.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jangan memukul batang roda menggunakan palu besi.
  • Pastikan ukuran batang roda sama dengan roda lama.
  • Bila roda terasa longgar, kemungkinan ukuran stem berbeda.

2. Cara Mengganti Roda Stem Ulir (Threaded Stem)

Jenis ini menggunakan batang berulir sehingga pemasangan roda dengan cara memutar, bukan menekan. Jenis roda seperti ini biasanya ada pada beberapa kursi khusus, kursi laboratorium, maupun kursi industri.

Langkah-langkah

  1. Balikkan kursi.
  2. Putar roda berlawanan arah jarum jam hingga terlepas.
  3. Bila macet, semprotkan sedikit cairan pelumas pada ulir.
  4. Bersihkan ulir dari debu dan karat.
  5. Pasang roda baru dengan memutarnya searah jarum jam.
  6. Kencangkan secukupnya tanpa berlebihan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jangan memaksa memutar jika ulir terasa seret.
  • Pastikan ukuran ulir sama antara roda lama dan baru.
  • Hindari mengencangkan terlalu kuat karena dapat merusak ulir, jangan juga terlalu longgar karena roda rawan terlepas.

3. Cara Mengganti Roda dengan Plat (Plate Caster)

Jenis roda ini menggunakan pelat logam berbentuk persegi yang pemasangannya menggunakan empat sekrup atau baut. Model ini lebih sering kita jumpai pada meja dorong, lemari bergerak, atau kursi industri dari pada kursi kantor biasa.

Langkah-langkah:

  1. Lepaskan seluruh sekrup menggunakan obeng.
  2. Angkat roda beserta pelatnya.
  3. Bersihkan permukaan dudukan.
  4. Tempatkan roda baru pada posisi yang sama.
  5. Pasang kembali seluruh sekrup.
  6. Kencangkan secara bergantian agar posisi roda tetap rata.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Gunakan ukuran sekrup yang sesuai.
  • Jangan biarkan salah satu sisi pelat lebih longgar dari sisi lainnya.
  • Periksa apakah pelat benar-benar menempel rata.

4. Cara Mengganti Roda dengan Baut dan Mur

Beberapa kursi khusus menggunakan sistem baut yang menembus dudukan roda lalu mengencangkannya menggunakan mur.

Langkah-langkah

  1. Siapkan dua kunci pas sesuai ukuran baut.
  2. Tahan kepala baut menggunakan satu kunci.
  3. Lepaskan mur menggunakan kunci lainnya.
  4. Keluarkan baut beserta roda lama.
  5. Pasang roda baru.
  6. Masukkan kembali baut.
  7. Kencangkan mur hingga roda terpasang kuat namun masih dapat berputar bebas.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jangan mengencangkan baut hingga roda sulit berputar.
  • Bila mur mulai aus, sebaiknya ganti bersamaan.

Tips Agar Penggantian Roda Berhasil

Selain mengikuti langkah sesuai jenis rodanya, ada beberapa tips yang dapat membuat proses penggantian lebih mudah.

1. Dokumentasikan Sebelum Melepas: Ambil foto posisi roda sebelum anda melepasnya agar pemasangan roda baru tidak keliru.

2. Bersihkan Dudukan Roda: Sering kali kesulitan saat memasang roda terjadi bukan karena ukurannya berbeda, melainkan karena banyak debu, rambut, atau karat yang menumpuk.

3. Ganti Semua Roda Sekaligus: Apabila satu roda sudah rusak akibat usia pemakaian, biasanya roda lainnya juga mulai mengalami penurunan kualitas. Mengganti seluruh roda sekaligus akan membuat kursi lebih stabil dan nyaman.

4. Gunakan Material yang Sesuai: Jika lantai menggunakan keramik, vinyl, atau kayu, sebaiknya gunakan roda berbahan polyurethane (PU) karena lebih halus dan tidak mudah menggores permukaan lantai.

Kapan Harus Mengganti Roda Kursi Kantor?

Penggantian roda sebaiknya tidak menunggu hingga benar-benar patah. Beberapa tanda berikut menunjukkan sudah waktunya anda untuk mengganti roda:

  • Roda tidak lagi berputar lancar.
  • Muncul bunyi berdecit saat bergerak.
  • Bagian roda retak atau pecah.
  • Kursi terasa miring.
  • Roda sering macet karena bantalan sudah aus.
  • Batang roda mulai longgar pada kaki kursi.

Mengganti roda sejak muncul tanda-tanda tersebut dapat mencegah kerusakan pada kaki kursi dan menjaga kenyamanan saat bekerja.

Itulah cara mengganti roda kursi kantor berdasarkan jenisnya. Sebenarnya tidaklah sulit, tetapi  ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian, terutama jika jenis roda tidak seperti roda kursi pada umumnya.  

Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488‬
vivortiofficefurniture@gmail.com

Leave a Reply