Saat memiliki kursi kantor berbahan hidrolik, pengguna terkadang akan mengalami Kursi kantor turun sendiri saat ada yang mendudukinya. Terutama jika penggunaan kursi kantor terlalu intens dalam waktu yang lama. Penyebab utamanya hampir selalu berasal dari gas hidrolik atau gas lift yang sudah kehilangan tekanan, mengalami kebocoran, atau komponen internalnya telah aus akibat pemakaian dalam waktu lama. Sayangnya, gas lift merupakan komponen tertutup (sealed unit), sehingga tidak dapat memperbaiki kerusakan di dalamnya hanya dengan cara menambah tekanan gas atau mengganti seal secara praktis. Solusi yang paling aman adalah mengganti gas lift dengan unit baru.
Mengenal Fungsi Gas Hidrolik pada Kursi Kantor
Sebelum mulai memperbaiki, penting untuk memahami fungsi komponen ini. Gas hidrolik atau gas lift adalah tabung silinder yang menghubungkan kaki kursi dengan mekanisme dudukan. Di dalam tabung terdapat gas bertekanan tinggi dan sistem katup yang memungkinkan kursi naik atau turun ketika menekan tuas pengatur.
Saat menekan tuas, katup di dalam gas lift terbuka sehingga tekanan gas dapat menggerakkan piston. Ketika melepas tuas, katup kembali menutup dan mengunci posisi kursi pada ketinggian yang pengguna inginkan.
Apabila tekanan gas melemah atau katup tidak lagi mampu menutup rapat, kursi tidak dapat mempertahankan posisinya sehingga perlahan turun sendiri.
Tanda-Tanda Gas Hidrolik Rusak
Sebenarnya penyebab kursi kantor yang turun sendiri bisa dari berbagai faktor bukan hanya masalah pada gas lift. Oleh karena itu, pastikan terlebih dahulu bahwa sumber masalah yang terjadi pada kursi kantor anda memang berasal dari gas hidrolik. Beberapa ciri yang umum kerusakan pada gas lift antara lain:
- Kursi turun perlahan ketika ada yang mendudukinya.
- Kursi langsung turun hingga posisi paling rendah.
- Tinggi kursi tidak dapat bertahan.
- Kursi masih bisa naik tetapi hanya bertahan beberapa detik atau menit.
- Terlihat rembesan oli di sekitar tabung gas lift.
- Umur penggunaan Gas lift sudah bertahun-tahun.
Jika gejala-gejala tersebut muncul sementara tuas pengatur masih berfungsi normal, sudah pasti bahwa anda perlu mengganti gas lift.
Persiapan Alat Sebelum Bekerja
Sebelum memulai pekerjaan, siapkan beberapa alat berikut:
- Gas lift baru yang sesuai dengan ukuran kursi.
- Obeng plus atau minus (jika perlu).
- Kunci pas atau kunci ring.
- Palu karet (rubber mallet).
- Tang.
- Pelumas semprot.
- Kain lap.
- Sarung tangan kerja.
Langkah 1: Balikkan Kursi dan Lepaskan Semua Beban
Letakkan kursi di lantai yang rata kemudian balikkan hingga bagian bawah menghadap ke atas.
Pastikan kursi dalam keadaan kosong dan stabil agar lebih mudah proses pembongkaran. Langkah ini juga mencegah kursi bergeser saat proses pelepasan gas lift.
Langkah 2: Periksa Kondisi Gas Lift
Perhatikan tabung gas lift secara menyeluruh. Periksa apakah terdapat:
- Kebocoran oli.
- Karat yang cukup parah.
- Penyok pada tabung.
- Retakan pada bagian sambungan.
- Debu dan kotoran yang menumpuk.
Jika terlihat oli keluar dari tabung, berarti seal internal sudah rusak. Pada kondisi ini gas lift tidak lagi mampu mempertahankan tekanan sehingga harus melakukan pergantian gas lift yang baru.
langkah 3: Lepaskan Mekanisme Dudukan dari Gas Lift
Gas lift biasanya masuk ke mekanisme dudukan menggunakan sistem sambungan tirus (taper fit), bukan baut. Cara melepasnya sebagai berikut:
- Semprotkan pelumas pada sambungan antara gas lift dan mekanisme dudukan.
- Tunggu sekitar 10–15 menit agar pelumas meresap.
- Pegang mekanisme dudukan dengan kuat.
- Ketuk bagian samping dudukan menggunakan palu karet hingga sambungan terlepas.
Apabila sambungan masih sangat kuat, lakukan ketukan secara bertahap dari beberapa sisi. Hindari memukul langsung batang piston karena dapat merusaknya.

Langkah 4: Lepaskan Gas Lift dari Kaki Kursi
Setelah berhasil melepas mekanisme dudukan, langkah berikutnya adalah melepas gas lift dari kaki kursi. Caranya:
- Pegang kaki kursi dengan kuat.
- Semprotkan kembali pelumas pada sambungan bawah.
- Ketuk bagian tengah kaki kursi menggunakan palu karet hingga gas lift terlepas.
Pada beberapa kursi, sambungan bisa sangat rapat akibat tekanan bertahun-tahun. Oleh karena itu, lakukan proses pelepasan secara perlahan tanpa menggunakan tenaga berlebihan.
Baca Juga: Cara Pasang Kursi Kantor Anti Gagal
Langkah 5: Bersihkan Area Pemasangan
Sebelum memasang gas lift baru, bersihkan seluruh bagian sambungan. Gunakan kain lap untuk menghilangkan debu, sisa pelumas, karat ringan, kotoran yang menempel. Permukaan yang bersih akan membantu gas lift baru terpasang dengan baik dan stabil.
Langkah 6: Pasang Gas Lift Baru
Masukkan bagian bawah gas lift ke lubang kaki kursi. Pastikan posisi tabung tegak lurus.
Selanjutnya:
- Pasang mekanisme dudukan di atas gas lift.
- Tekan hingga seluruh komponen menyatu.
- Kembalikan kursi ke posisi normal.
- Duduki kursi beberapa kali agar sambungan mengunci sempurna melalui tekanan dari berat badan. Karena sebagian besar gas lift tidak memerlukan baut atau perekat tambahan.
Latihan 7: Uji Fungsi Gas Hidrolik
Setelah pemasangan selesai, lakukan pengujian. Naikkan kursi ke posisi paling tinggi. Kemudian lakukan beberapa pemeriksaan berikut:
- Duduk selama 10–15 menit.
- Pastikan tinggi kursi tetap stabil.
- Naikkan dan turunkan kursi beberapa kali menggunakan tuas.
- Dengarkan apakah muncul suara yang tidak normal.
Apabila kursi tetap berada pada posisi tertentu tanpa turun sendiri, berarti penggantian gas lift sudah berhasil.
Solusi Sementara Jika Belum Bisa Mengganti Gas Lift
Apabila belum memiliki gas lift pengganti, ada beberapa solusi sementara agar kursi tetap dapat anda gunakan.
– Menggunakan Pipa PVC
Potong pipa PVC sesuai tinggi duduk yang anda inginkan, kemudian pasang mengelilingi batang gas lift. Pipa akan berfungsi sebagai penyangga sehingga kursi tidak lagi turun. Namun, tinggi kursi menjadi tetap dan tidak dapat lagi anda atur sesuka hati. Ini hanya untuk sementara, solusi ini mungkin bisa membahayakan jika tidak ada pergantian.
– Menggunakan Clamp atau Klem Selang
Pasang Klem pada batang gas lift untuk menahan pergerakan piston. Metode ini hanya bersifat sementara dan biasanya tidak bertahan lama karena tekanan dari berat badan dapat membuat klem bergeser.
Tips Agar Gas Hidrolik Lebih Awet
Supaya gas lift memiliki umur pakai yang lebih panjang, lakukan beberapa perawatan berikut:
- Gunakan kursi sesuai kapasitas beban rekomendasi pabrikan.
- Hindari menjatuhkan tubuh ke kursi secara tiba-tiba, dengan tekanan yang keras.
- Jangan menjadikan kursi sebagai pijakan atau tempat berdiri.
- Bersihkan bagian bawah kursi secara berkala agar mekanisme tetap bebas dari debu.
- Periksa kekencangan baut pada mekanisme dudukan setiap beberapa bulan.
Dengan penggunaan yang benar, gas lift berkualitas umumnya dapat bertahan selama bertahun-tahun sebelum performanya mulai menurun.
Vivorti Office Furniture
Solusi furnitur kantor fungsional dan stylish untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia.
0811-3012-488
vivortiofficefurniture@gmail.com




